PNPM Mandiri

Switch to desktop Register Login

BKM Kelurahan Tugu Gelar Pelatihan Penguatan PNPM

Orcida Mir - depoknews.com

Badan Kswadayaan Masyarakat (BKM) Mandiri bersama Tim Fasilitator Kelurahan (Faskel) Tugu mengadakan pelatihan Penguatan BKM, Unit Pelaksana (UP) dan Perangkat  Kelurahan selama dua hari. Pelatihan tersebut dilaksanakan di Aula Kelurahan Tugu, Sabtu (1/3/14).

Pelatihan Penguatan itu dibuka oleh Lurah Tugu Suryana Yusup, dihadiri oleh perangkat RT dan RW se Kelurahan Tugu, unsure LPM, Karang Taruna, Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) dan para penerima manfaat dari PNPM.

Lurah Tugu, Suryana Yusup dalam sambutannya mengatakan peran BKM dan PNPM (Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Nasional ) telah dirasakan manfaat dan kegunaannya. Dilihat dari Siklus BLM (Bantuan Langsung Masyarakat). berupa Infrastruktur, ekonomi dan Penerima Manfaat (PM) yang Sifatnya partisipasi secara aktif. “ Dalam hal ini, silahkan para peserta pelatihan bisa memanfaatkan PNPM secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua BKM Mandiri Kelurahan Tugu, Sardjono mengatakan akan keseriusan dari BKM dan jajarannya untuk menjalani PNPM dengan semangat yang tinggi. “ PNPM ini merupakan roh yang perlu dijaga dalam meningkatkan pembangunan dan perekonomian warga di Kelurahan Tugu ini,” pungkasnya.

Peserta yang hadir dalam pelatihan penguatan tersebut berjumlah 49 orang, dan mereka berharap banyak BKM dapat membantu menyelesaikan permasalahan yang ada diwilayahnya masing-masing. (Mir/muj)

Sumber : http://depoknews.com/

Last Updated on Monday, 03 March 2014 10:08

Hits: 304

BPM-PD Laksanakan Rakor PNPM-MP Promal Tahun 2014

Jumat, 28 Februari 2014

Ir. M. Z. Sangadji, M.Si

AMBON Tribun-Maluku.Com- Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MP) merupakan salah satu kebijakan pemerintah untuk mendukung percepatan penurunan angka kemiskinan di perdesaan melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat yang berbasis pada partisipasi masyarakat dan sumber daya lokal. 

Tujuan dari peletakan dasar kebijakan ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan dan kesempatan kerja bagi masyarakat miskin di perdesaan melalui penyediaan sarana pra sarana dasar, perluasan kesempatan dan penciptaan lapangan pekerjaan, serta memperkuat kelembagaan pembangunan partisipatif dengan mendorong kemandirian dalam pengambilan keputusan, maupun dalam pengelolaan pembangunan.

Kehadiran PNPM-MP melalui sistem fasilitasi dan pendampingan dalam mengatasi persoalan kemiskinan di perdesaan hingga saat ini, secara langsung telah membawa perubahan pola pikir (mind set) masyarakat dalam melaksanakan proses pembangunan secara partisipatif, dan telah menciptakan kesadaran dan kebanggaan yang tinggi serta menjadi motor penggerak dalam mendorong solidaritas masyarakat untuk terus berusaha dan membangun rasa kebersamaan dalam seluruh proses pembangunan yang dilandasi nilai-nilai kegotong royongan.

Demikian sambutan Penjabat Gubernur Maluku DR. Saut Situmorang yang dibacakan Assisten Pengembangan Ekonomi Investasi Keuangan Administrasi Pembangunan Setda Maluku Ir. M.Z. Sangadji, M.Si pada acara Rapat Koordinasi PNPM-P Provinsi Maluku Tahun 2014 yang dilaksanakan di hotel Amans Ambon Jumat (28/2). 

Menurut Situmorang, melalui karya nyata PNPM-MP di Provinsi Maluku, dan dalam rangka optimalisasi perencanaan pembangunan daerah secara komprehensif, sudah saatnya sistem perencanaan PNPM –MP dilaksanakan secara terintegrasi dan dijadikan model percontohan untuk diadopsi ke dalam strategy kebijakan perencanaan pembangunan di daerah, sehingga tujuan dan sasaran pembangunan dapat dilaksanakan secara efektif dan efisien.

Upaya tersebut dapat terlaksana jika kita semua memiliki komitmen disertai rasa tanggung jawab yang tinggi dengan mengedepankan kepentingan masyarakat miskin di atas segala-galanya. 

Rapat Koordinasi ini dibutuhkan kesamaan persepsi serta harmonisasi kebijakan dan program, sehingga arah dan kebijakan yang tertuang dalam rencana kerja pemerintah ke depan memiliki keselarasan dengan pelaksanaan pembangunan yang dilakukan secara berkesinambungan dan terintegrasi dengan PNPM Mandiri Perdesaan.

Rapat Koordinasi PNPM Mandiri Perdesaan mengambil tema : Evaluasi dan Refleksi Pelaksanaan PNPM Mandiri Perdesaan Tahun Anggaran 2013 Untuk Peningkatan Kualitas Pelaksanaan Tahun Anggaran 2014.

Ketua Panitia Yanti Anwar dalam laporannya mengatakan, tujuan dari Rakor PNPM-MP ini adalah : Mengevaluasi progress pencairan dan penyaluran BLM serta progress kegiatan dan pelaporan TA 2013; Sosialisasi pelaksanaan PNPM-MP tahun 2014; Peningkatan kapasitas Fasilitator dan Perumusan strategi peningkatan pengendalian tahun 2014.

Rakor berlangsung 2 hari (28/2-1/3/2014), yang diikuti 45 orang peserta.

Hasil yang diharapkan dari Rakor ini adalah ; Terumuskannya strategi implementasi kebijakan untuk pelaksanaan program PNPM-MP tahun 2014; Terumuskannya strategi implementasi program Mastarplen Perluasan Percepatan Pengurangan kemiskinan Indonesia (MP3KI); Terumuskannya kebijakan pengintegrasian PNPM-MP kedalam system perencanaan pembangunan daerah; Terindentifikasinya kabupaten dengan progress terendag dan tercepat; Teridentifiasinya masalah-masalah pada pelaksanaan program PNPM-MP tahun 2013; Terumuskannya kontrak kerja antara fasilitator dengan Satker/Koorprov terkait temuan-temuan dilapangan.

Sumber : http://www.tribun-maluku.com/

Last Updated on Monday, 03 March 2014 09:45

Hits: 333

Kisah Ibu-ibu yang Tak lagi Bergantung Suami

21 Februari 14

PRABARDA (LOMBOK TENGAH) SK – Karya terbaik PNPM berikutnya versi Talenta FM, adalah kisah ibu-ibu di kecamatan Praya barat Daya atau Prabarda. Ibu-ibu itu kini tidak selalu bergantung kepada suami setelah usaha mereka disentuh Program Simpan Pinjam Khusus Perempuan (SPP) PNPM-Mpd. Begitulah kisah anggota Kelompok SPP Melati Desa Ranggagata Kecamatan Praya Barat Daya. Sudah empat kali mereka mendapat pinjaman dan hingga saat ini usaha mereka tetap eksis ditengah munculnya berbagai macam usaha dagang modern.


Salah seorang anggota kelompok, Inaq Lemin mengaku usahanya tetap eksis sejak dibantu SPP. Kebutuhan sehari-hari keluarganya bisa dipenuhi, sementara penghasilan suaminya untuk menutupi setoran lainya. "Alhamdulilah usaha bakulan kita masih terus berlangsung walau baru hanya bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga. Ya untuk makan dan lauk yang sehat," Katanya.

Anggota kelompok lainya, Ibu Miyatun juga mengungkapkan hal yang senada. Kiosnya setelah empat kali mendapat pinjaman sekarang semakin maju, indikatornya dengan semakin banyaknya barang dagangan yang tersedia di kiosnya. "Saya itu dipercaya mendapat SPP sebesar tiga juta, Pak. Dan alhamdulilah berbagai barang kebutuhan pokok rumah tangga sekarang tersedia di kios kecil kami ini", Ujarnya.

Fasilitator Kecamatan Praya Barat Daya Ir.Udin sejauh ini kelompok melati belum ada satupun anggotanya yang menunggak setoran SPP. Hal itu menandakan usaha anggota kelompok itu berjalan dengan baik dan bahkan cenderung menigkat. "Bunganya dari Unit Pengelola Keungan itu satu persen, namun dari kelompok satu setengah persen. Dan sejauh ini mereka tidak satupun menunggak setoran, lancar-lancar saja", pungkasnya sembari berharap bisa menjadi contoh kelompok lainya.(ding)

Sumber : http://suarakomunitas.net/

Last Updated on Tuesday, 04 March 2014 08:52

Hits: 428

Pemkab Siak Puji Keberhasilan PNPM-MPd dalam Membangun Desa

Selasa, 25 Februari 2014

Penulis: Wirman Susandi

Abdul Razak sedang memberikan arahan kepada Kades, BPD dan LPM Setempat sebelum membuka secara resmi pelatihan RPJMD di Siak

SIAK SRI INDRAPURA, GORIAU.COM - Sejak Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Pedesaan (PNPM-MPd) dicetuskan pada tahun 2007 hingga saat ini keberhasilannya sudah terlihat. Dimana, program-program benar-benar mampu mencapai sasaran.

Pujian itu dilontarkan oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Kabupaten Siak Abdul Razak saat membuka secara resmi pelatihan perencanaan pembangunan desa, Selasa (25/2/2014) di Queen Star Waterpark, Siak Sri Indrapura.

Kegiatan yang dilaksanakan PNPM-Mpd Kabupaten Siak diikuti oleh Kepala Desa, BPD, dan LMP Lokasi yang berada di Kecamatan Dayun, Bungaraya, Koto Gasib dan Sungai Apit.

"Cita-citanya untuk mensejahterahkan masyarakat itu sudah terbukti. Hasilnya sudah nampak," ujar Abdul Razak. Bukan tanpa alasan Abdul Razak melontarkan pujian tersebut. Sebab, sesuai dengan data yang diperolehnya, hampir 100 persen pengembalian kreditnya. "98,68 persen pengembalian kredit dan bisa dikategorikan tidak ada kredit macet," tambahnya.

Alhasil, sejak tahun 2007 sampai 2014 jumlah aset PNPM-MPd Kabupaten Siak, kata Razak lebih dari Rp 11 miliar. "Ini bukti kesuksesan tersebut," katanya.

Razak menilai, selama ini PNPM-MPd sudah berjalan dengan cukup baik. Dimana, hampir 100 persen sasarannya tercapai. Walau demikian, perlu pemantapan lagi dan pelatihan ini berguna untuk mewujudkan hal itu.

"Selama ini, sudah berjalan dengan sangat bagus. Namun, barangkali kita ada yang terlupa dalam pelaksanaan, atau ada yang kurang pas dan pelatihan inilah waktu kita untuk memperbaiki semuanya," ujar Razak dengan tegas.

Pada tahun sebelumnya, para Kades beserta perangkat desa lain sudah diberi pelatihan. Namun, pelatihan itu lebih menitikberatkan pada teori dalam penyusunan RPJMD. "Kalau sekarang, kita langsung praktik," katanya.

Untuk itu, Razak berharap Kades dan peserta lainnya sungguh-sungguh dalam mengikuti pelatihan. Sehingga, tidak ada lagi kesalahan-kesalahan dalam melaksanakan program ini.

Terlepas dari itu, Razak mengingatkan PNPM-MPd akan berakhir pada tahun ini. Pada tahun berikutnya, tidak akan ada lagi fasilitator. Segala sesuatu hal akan dikembalikan kepada desa dan kecamatan. "Tahun 2015, PNPM-MPd tak ada lagi, tentunya semua akan dilepas kepada pihak kecamatan dan desa," katanya.

"Makanya, bapak-bapak harus pandai merancang, menyusun pembangunan di desa masing-masing," harap Bupati. Merancang dan menyusun rencana pembangunan desa, kata Razak, merupakan amanat dari UU Nomor 6 tahun 2014 tentang Desa.(san)

Sumber : http://www.goriau.com/

Last Updated on Monday, 03 March 2014 09:35

Hits: 262

Warga Nampenge Tidak Perlu Memutar Lagi

21 Februari 14

PRINGGARATA (LOMBOK TENGAH) SK - Karya Terbaik PNPM versi talenta fm yang pertama dipersembahkan warga Dusun Nampenge, begitulah nama salah satu dusun di kecamatan Pringgarata yang warganya bersatu padu mewujudkan harapan mereka akan sebuah jalan yang bisa dilalui untuk memperdekat jarak mereka dengan dunia luar. Pada tahun 2013 lalu, harapan warga itu diwujudkan oleh Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri (PNPM) dengan kegiatan Rabat Jalan satu-satunya didusun itu. Bak gayung bersambut, wargapun menyambut baik hal itu dengan bahu membahu bergotong royong menyelesaikan kegiatan rabat sepanjang sekitar 300 meter tersebut.


“Sebenarnya rencana awal, rabat jalan ini hanya sampai setenganya saja. Tetapi warga semua disini sepakat untuk merabat semuanya bagaimanapun caranya termasuk denan berswadaya material,”Tutur Subandi warga setempat.

Warga lainya, Ibu Ernawati mengaku jalan itu kini sudah bisa dilalui dengan nyaman. Tidak seperti sebelumnya sangat becek, licin dan sangat berbahaya dialui kendaraan bermotor maupun jalan kaki.”Sebelumnya anak-anak sekolah juga harus melingkari desa murbaye untuk bisa ke sekolah mereka. Sekarang tidak lagi,”Ujarnya.

Fasilitator Kecamatan Pringgarata, Drs. Muhtar Anwar kaget dengan tingginya partisipasi warga saat pelaksanaan kegiatan rabat itu. Tua muda semua ikut berpartisi pasi menyelsaikan jalan itu. Nyaris kurang dari seminggu jalan tersebut sudah dibuat mulus oleh warga.”Swadaya yang sangat tinggi itu berupa tenaga, sementara dana bantuanya hanya dua ratus jutaan,”Tandas Muhtar sembari menerawang membayangkan wajah-wajah ceria warga saat bergotong royong saat itu.(rbm)

Sumber : http://suarakomunitas.net/

Last Updated on Monday, 24 February 2014 10:16

Hits: 278