PNPM Mandiri

Switch to desktop Register Login

PNPM Tanggulangi Masyarakat Miskin

Senin, 26 November 2012

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN -Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) melalui Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) menggelar lokakarya Mid-Term Review PNPM Mandiri Perkotaan, Senin (26/11). 

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Bahalap Marabahan ini diikuti sekitar 70 peserta berasal dari Sekretariat Daerah, Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD) Batola, dinas/instansi terkait yang menangani program penanggulangan kemiskinan, Bappeda, anggota DPRD, setker PIP dan PPK PNPM Mandiri Perkotaan, anggota KBP, camat, PJOK lokasi PNPM, perwakilan lurah/kades, forum komunikasi antar BKM/LKM, Perwakilan BKM/LKM, tokoh-tokoh masyarakat, 

Acara yang berlangsung selama dua hari, Senin dan Selasa (26-27 November) ini menghadirkan narasumber berasal dari Konsultan Manajemen Wilayah VI Kalsel Arif Rahman, Bappeda Batola, Askot Mandiri PNPM Mandiri Perkotaan Kabupaten Batola, dan Hasnur Group ini mengupas materi tentang kebijakan penanggulangan kemiskinan, peran pemda dalam penanggulangan kemiskinan, capaian program PNPM Mandiri Perkotaan, dan kebijakan PNPM Mandiri Perkotaan tahun 2012. 

Kegiatan yang dibuka Wakil Bupati Batola H Ma’mun Kaderi ini juga diisi paparan dari best praktik terpilih tingkat kota/kabupaten, tanggapan, diskusi kelompok terhadap isu-isu strategis, serta penyusunan rencana aksi bersama serta kesepakatan-kesepakatan. 

Wakil Bupati Batola H Ma’mun Kaderi mengatakan, keberadaan PNPM Mandiri Perkotaan di Batola sejak tahun 2004 hingga sekarang dirasakan sangat membantu dan hasilnya dapat dinikmati sebagian besar masyarakat miskin, khususnya antara lain dengan menyiapkan lembaga kemandirian masyarakat (LKM) maupun pemberian paket bantuan langsung masyarakat (BLM) yang tujuannya untuk meningkatkan keberdayaan masyarakat miskin dalam menanggulangi kemiskinan secara efektif, mandiri dan berkelanjutan

Sumber : http://banjarmasin.tribunnews.com/

Last Updated on Wednesday, 28 November 2012 09:48

Hits: 524

BKM Bahtera Deli Kerjakan 5 Titik Proyek Drainase PNPM Mandiri

Rabu 28 November 2012

Dnaberita/Gusleo

MARELAN | DNA - Warga di 5 lingkungan Kelurahan Labuhan Deli mengaku bersyukur sejak adanya proyek drainase dari PNPM Mandiri melalui BKM Bahtera Deli beserta 5 Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) guna mencegah terjadinya banjir dan kekumuhan di pemukiman warga.Rabu (28/11/2012).

Sesuai amatan DNAberita, pengerjaan drainase di lima lingkungan tersebut sedang dikerjakan meski pekerja tampak harus terlebih dahulu menguras air dengan mesin pompa air di dalam parit tersebut.

Kawasan pemukiman di Labuhan Deli memang terbilang masih banyak membutuhkan perbaikan infrastruktur yang baik diantaranya drainase, jalan setapak, maupun jembatan.  apalagi kawasan yang terbilang masih banyak warga miskinnya tersebut belum terbebas dari pemukiman kumuh.

Ketua BKM Bahtera Deli Gamal Abdul Nasir mengungkapkan, sejak terbentuknya BKM bahtera Deli yang baru dipimpinnya, kegiatan perbaikan infrastruktur di Kelurahan Labuhan Deli di tahun ini memang mulai digalakkan diantaranya di lima lokasi pembangunan drainase yang tersebar di Lingkungan 11, Lingkungan 3, Lingkungan 1, lingkungan 7 dan Lingkungan 9 dengan total anggaran dari PNPM Mandiri sebesar Rp 150 juta.

"Saat ini kegiatan pembangunan drainase sedang dalam pengerjaan dan kita berharap perbaikan drainase tersebut nantinya mampu mengatasi kondisi banjir di pemukiman warga sebagaimana yang diharapkan masyarakat, apalagi seluruh kegiatan perbaikan infrastrtur memang berasal dari usulan dari masyarakat itu sendiri yang pada akhirnya pengerjaannya dikerjakan secara swadaya melalui KSM (Kelompok Swadaya Masyarakat).  

Kelima KSM yang mengerjakan proyek drainase tersebut masing-masing KSM Panah, KSM Anggrek, KSM Ikhsan, KSM Hijau dan KSM Bersatu.  

Sedangkan menurut Tokoh masyarakat di Labuhan Deli Batara Pane, masyarakat disini bersyukur sejak adanya program PNPM mandiri di masyarakat khususnya untuk perbaikan infrastruktur, apalagi sebelumnya kawasan pemukiman di Labuhan Deli masih banyak yang belum terbebas dari banjir serta kekumuhan.

"Kita berharap program PNPM Mandiri yang merupakan perpanjangan tangan Pemerintah bekerjasama dengan masyarakat ini dapat berlanjut sehingga manfaat dari pemabngunan tersebut dapat langsung dirasakan oleh masyarakat itu sendiri meski pelaksanaannya dikerjakan secara keswadayaan (partisipasi dan gotong royong),"cetus Batara yang juga pengurus KTNA Sumut tersebut.(Gus/Mrl).

Sumber : http://www.dnaberita.com/

Last Updated on Wednesday, 28 November 2012 09:28

Hits: 541

BPMPD Minahasa Sosialisasi Program PNPM

Kamis, 15 November 2012

Laporan wartawan Tribun Manado Lucky Kawengian

TRIBUNMANADO.CO.ID, TONDANO - Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (BPMPD) Minahasa melakukan sosialisasi Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) pada sekitar 900 peserta, Rabu (14/11).

Peserta yang hadir dalam kegiatan yang dilaksanakan di gedung Wale Ne Tou Tondano adalah pelaku PNPM, lurah/hukumtua, kepolisian, dan beberapa pihak lainnya. Kepala BPMPD Minahasa, Glady Kawatu saat diwawancarai Tribun Manado menjelaskan, kegiatan sosialisasi ini dilakukan untuk semakin memperkenalkan tujuan dan hasil-hasil yang telah didapat melalui program PNPM.

Dirinya menjelaskan, semua elemen masyarakat Minahasa harus paham pelaksanaan program PNPM yang dilakukan di desanya masing-masing. Menurutnya jika semua elemen masyarakat paham pada program tersebut maka pelaksanaan kegiatan pasti akan mendapat dukungan dari masyarakat.

"Dalam sosialisasi ini kami terus mendorong peran aktif semua elemen masyarakat dalam menunjang dan mengawasi semua program PNPM yang dilaksanakan. Pelaksanaan PNPM akan semakin maksimal jika ditunjang oleh masyarakat," ujarnya.

Dirinya menjelaskan, dalam kegiatan itu juga dilakukan sosialisasi terkait aturan-aturan yang harus diperhatikan dalam melaksanakan kegiatan PNPM. Pelaksanaan pekerjaan pembangunan harus mengikuti aturan yang berlaku, mulai dari hal yang diinginkan bersama oleh masyarakat, serta memperhatikan penggunaan dan pertanggungjawaban anggaran.

"PNPM telah banyak membantu pembangunan di Minahasa. Masyarakat juga ambil bagian dalam melaksanakan program ini. PNPM memang ditujukan untuk pemberdayaan masyarakat dari sisi ekonomi dan peningkatan sarana umum di desa," ujarnya.

Sejak beberapa tahun terakhir, total dana PNPM yang masuk ke Minahasa mencapai sekitar Rp 109 miliar. Semua dana tersebut terdiri dari PNPM‑Mandiri Pedesaan sekitar Rp 86 miliar untuk enam tahun, PNPM‑Integrasi Rp 16 miliar untuk tiga tahun, dan PNPM‑Lingkungan Rp 10 miliar untuk empat tahun.

Penulis : Lucky_Kawengian

Editor : Rine_Araro

Sumber : http://manado.tribunnews.com/

Last Updated on Monday, 19 November 2012 04:58

Hits: 736

PNPM Mandiri Pariwisata Menyejahterakan Rakyat

Rabu, 14 Desember 2011

IMPLEMENTASI Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri bidang Pariwisata telah terbukti berdampak sangat positif bagi upaya menyejahterakan rakyat. Demikian dikemukakan Direktur Jenderal (Dirjen) Pengembangan Destinasi Pariwisata, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Firmansyah Rahim kepada wartawan.

Karena itu, PNPM Mandiri Pariwisata akan menjadi lokomotif bagi PNPM-PNPM lainnya untuk membangun sinergi dan integrasi mempercepat pengurangan kemiskinan dan peningkatan kemakmuran rakyat.

Kebijakan ini didasarkan atas pertimbangan kalau sektor pariwisata merupakan salah satu instrumen yang sangat efektif mendorong pembangunan daerah, pemberdayaan masyarakat, serta penanggulangan kemiskinan.

Karena, karakternya yang bersifat multisektoral, mampu memasuki wilayah-wilayah terpencil, dan memiliki dampak ekonomi multiganda yang tinggi atau multiplier effect, baik dampak ekonomi langsung, tak langsung maupun ikutannya.

Dalam rangka percepatan penanggulangan kemiskinan di desa wisata, telah diadakan integrasi dalam pelaksanaan PNPM Mandiri Pariwisata dengan PNPM Mandiri di berbagai sektor lainnya, dimana PNPM Mandiri Pariwisata menjadi lokomotifnya.

PNPM Mandiri Pariwisata difokuskan pada pengembangan wilayah sasaran yang memiliki keterkaitan fungsi dan pengaruh dengan unsur daya tarik wisata (alam dan budaya) maupun fasilitas usaha pariwisata dan industri kreatif yang menjadi penggerak aktivitas kepariwisataan di suatu destinasi pariwisata.

PNPM Mandiri Pariwisata pada tahun 2009 dilaksanakan di 104 desa di 17 provinsi, dengan pagu anggaran Rp 8,75 miliar. Implementasi PNPM Mandiri Pariwisata 2010 berimbas positif pada tahun ini. Karena program tersebut dinilai berhasil memberdayakan rakyat, sehingga alokasi anggarannya pada 2011 dinaikkan secara signifikan menjadi Rp 61,7 miliar dari sebelumnya (2010) 19,575 miliar, atau naik sekitar 317 persen.

Cakupan PNPM Mandiri Pariwisata juga diperluas, bila pada 2010 diperuntukkan bagi 200 desa di 29 provinsi, tahun ini ada 569 desa di 33 provinsi di tanah air yang mendapatkan bantuan PNPM Mandiri Pariwisata.

Selain itu, masih dalam rangka peningkatan pemberdayaan masyarakat, pemerintah akan memberikan fasilitas pembiayaan usaha masyarakat bidang pariwisata melalui paket Kredit Usaha Rakyat (KUR) melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI). Penyaluran kredit kepada kelompok desa wisata dan kelompok sadar wisata dimaksudkan untuk mempercepat kemandirian ekonomi dan peningkatan kesejahteraan mereka yang tinggal di objek-objek wisata.

Khusus untuk Desa Wisata Samangki, kegiatan pemberdayaan masayarakat yang telah dilakukan diantaranya, pelatihan pembuatan keripik ubi, pelatihan pembuatan keripik pisang, pelatihan pembuatan kerajinan bambu dan cenderamata khas Bantimurung dari fiberglass.

Pada tahun 2012, direncanakan digelar pelatihan pembuatan jagung marning dan keripik talas. Pelatihan pembuatan gula merah bubuk, dan pembuatan cuka berbahan dasar sari buah enau. Juga akan dilaksanakan pelatihan pemandu wisata dan pembangunan gerai cenderamata. Hal ini dimaksudkan agar masyarakat Desa Wisata Samangki dapat meningkatkan perekonomian sebagai dampak langsung industri pariwisata.

Sumber : http://www.desawisatasamangki.com/

Last Updated on Monday, 19 November 2012 04:59

Hits: 797

Hari Minggu, Ragam Produk UPK PNPM Dipamerkan di Taman Sari

Jumat, 16 November 2012 20:10 WIB

ZULKARNAINI MASRY

BANDA ACEH – Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) Aceh dan Satuan Kerja (Satker) PNPM Mandiri Perdesaan Provinsi Aceh menggelar Jambore Unit Pelaksana Kegiatan (UPK) pada 18-19 Nopember 2012 di Taman Sari, Kota Banda Aceh. Beragam produk atau karya masyarakat dari 18 kabupaten di Aceh akan dipamerkan.

Kepala BPM Aceh, Zulkifli Hs mengtakan Jambore UPK tersebut digelar sebagai ruang bagi masyarakat untuk memasarkan beragam produk yang selama ini dihasilkan.

“Produk-produk terbaik yang dihasilkan oleh masyarakat yang selama ini mendapatkan bantuan dari program PNPM akan dipamerkan kepada masyarakat luas,”katanya kepada ATJEHPOSTcom, Jumat, 16 November 2012.

Sementara itu koordinator Provinsi PNPM Regional I, Rusli Mohammad Ali mengatakan ragam produk yang dipamerkan hasil karya masyarakat yang selama ini dibina melalui program Simpan Pinjam Perempuan (SPP) PNPM Mandiri Perdesaan.

“SPP merupakan salah satu upaya mengurangi angka kemiskinan dan pembukaan kesempatan dan peluang kerja di masyarakat. Kita menargetkan kegiatan ini dapat menjadi ajang bagi kelompok UPK untuk mempertunjukkan kekhasan daerahnya masing-masing,” ujarnya.

Selain pameran produk, acara ini akan diisi dengan seminar “Wirausaha Mandiri dan Berdaya Menjawab Tantangan Pasar Bebas”. Diharapkan seminar tersebut akan meningkatan kapasitas masyarakat dalam mengelola usahanya.[]

Sumber : http://atjehpost.com/

Last Updated on Monday, 19 November 2012 04:57

Hits: 578