PNPM Mandiri

Switch to desktop Register Login

PNPM Perkotaan Turunkan Kemiskinan 2,92%

Senin, 22 Oktober 2012

BANDUNG, (CNC).- Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perkotaan Jabar dianggap mampu memerangi angka kemiskinan sebesar 2,92%. Demikian disampaikan Asisten Administrasi Pemprov Jabar Iwa Kartiwa, dalam acara Peningkatan Kapasitas Kemitraan Antar Pelaku PNPM Mandiri Perkotaan di Graha Yudha Wastu Pramuka, Jalan WR Supratman, Senin (22/10) siang.

"Alhamdulillah, PNPM Perkotaan mampu menurunkan angka kemiskinan di Jabar sebesar 2,92% atau jauh diatas angka nasional yang hanya mampu menurunkan kemiskinan sebesar 0,8%," katanya didepan 1.000 Pelaku PNPM. Dia menjelaskan, anggaran PNPM sebesar Rp 258 miliar dari Pemprov Jabar dianggap mampu menyentuh 11 juta jiwa dan dinikmati 70% masyarakat miskin. Adapun anggaran PNPM Nasional yang digelontorkan pemerintah pusat sebesar Rp 860 miliar.

Sementara itu, Kepala Dinas Permukiman dan Perumahan Jabar Eddy Nasution, menyebut seluruh pelaku PNPM Mandiri Perkotaan sebagai Patriot Pembangunan. Untuk itu, ia berharap agar para pelaku PNPM Mandiri Perkotaan dapat cepat beradaptasi dengan kondisi dan karakter masyarakat di wilayah dampingannya.

"Kondisi di satu wilayah dengan wilayah lainnya kan tidak sama. Diperlukan penyikapan, perlakuan dan pendampingan yang berbeda dari lara patriot pembangunan ini," jelasnya. Selain itu, ia juga mengapresiasi pendampingan yang telah dilaksanakan oleh seluruh pelaku dalam rangka pemberdayaan masyarakat.

Berdasarkan pantauan yang dilakukannya, Eddy berharap produk yang dihasilkan KSM ekonomi tidak hanya diarahkan pada makanan atau barang dagangan semata. ”KSM hendaknya mulai diarahkan untuk dapat memproduksi alat atau barang yang memiliki daya ungkit tinggi dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

Lebih lanjut Ia berpesan kepada seluruh pelaku PNPM Mandiri Perkotaan agar dapat menjadi garis terdepan dalam gerakan 'Mencintai Produk Dalam Negeri' dengan melakukan inovasi. " Jadi jangan terjebak pada rutinitas yang ada, melainkan terus berinovasi dan mengasah keberanian," pesannya. (Hasan/job)

Sumber : http://cirebonnews.com/