PNPM Mandiri

Switch to desktop Register Login

Sukseskan Program BLM dan PLPBK

Mei 10, 2012

Untuk mendukung suksesnya seluruh program PNPM Mandiri Perkotaan di kelurahan Sadia, khsusnya paket Porgram BLM (Bantuan Langsung Masyarakat) Tahap I, II dan III, serta kegiatan Penataan Lingkungan Berbasis Komunitas (PLBK) dengan total dana sebesar Rp.1 milyar, BKM Sabua Ade dibawah koordinator Hermansyah, Spd secara marathon melakukan berbagai penataan, konsolidasi serta rekrutmen instrument pendukung program antara lain dengan melakukan serangkaian rapat-rapat internal BKM, pembentukan TIPP(Tim Inti Perencanaan Partisipatif), TPP (Tim Pelaksana Pembangunan dan TIP (Tim Inti Pemasaran. Untuk TIPP dipercayakan kepada Dedi Damhudi, S.Pd. TPP dipercayakan kepada Syahrul, SH. MKn, serta TIP dipercayakan kepada Ruslan, S.Sos. pemilihan instrument pendukung BKM itu dilaksanakan secara aklamasi di secretariat BKM di lingkungan Sadia 1 Kelurahan Sadia.

Setelah TIPP terbentuk, BKM dan TIPP bersama Fasilitator PNPM dan Tim Ahli Perencanaan dari Bappeda Kota Bima melakukan survey lapangan ke RT 8,9 dan 10 RW 02 yang menjadi titik kegiatan Penataan Lingkungan Berbasis Komunitas. Untuk program ini, alokasi dana dari PNPM sebesar Rp.1 Milyar, dengan rincian Rp.200 juta untuk perencanaan dan Rp.800 Juta untuk pembangunan sarana prasarana fisik. Namun untuk tahap awal akan dicairkan sebesar Rp.500 Juta dengan perincian Rp.400 Juta untuk pelaksanaan pembangunan fisik dan Rp.100 Juta untuk kegiatan Pemasaran yang meliputi sosialisasi dengan media massa, sosialisasi ke masyarakat, pembuatan pamflet, baligo, brossur, serta kegiatan lainnya sesuai Rencana Anggaran Biaya yang telah disusun bersama Fasilitator PNPM Mandiri Perkotaan Kota Bima.

Setelah dokumen hasil survey dilakukan, TIPP menggelar Rembuk Warga di Masjid Sadia 2 dan dihadiri hampir seluruh warga di 3 RT yang menjadi obyek kegiatan PLPBK. Suasana rembuk warga berlangsung penuh dengan keakraban dan kekeluargaan. Terjadi interaktif dialog antara TIPP, BKM, Fasilitator, Tenaga Ahli Perencanaan dan warga. Sehingga dihasilkan sebuah kesepakatan bersama serta aturan bersama untuk mengawali kegiatan pembangunan, dan penataan lingkungan di kompleks tersebut. Rancangan yang telah disepakati adalah kegiatan penataan lingkungan yang terdiri dari rabatnisasi gang, pembukaan akses gang dan jalan, saluran drainase, pembangunan sarana pembuangan sampah, dan penataan rumah-rumah kumuh dan tidak layak huni di sekitar bantaran sungai, pembuatan jalan dan taman di pinggir Sungai hingga ke ujung perkampungan.

Mendengar dan melihat desain yang dipaparkan Pujawan, ST dari Tenaga Ahli Perencanaan, masyarakat cukup bangga dan bahagia karena lingkunganya yang selama ini kumuh akan segera berbenah dan ditata menjadi satu kompleks pemukiman yang bersih, indah dan asri. “ saya bersyukur, melalui kegiatan PNPM ini lingkungan kami akan menjadi indah, dan kekumuhan ini akan berganti dengan lingkungan yang tertata rapi. “ Harap Siti Hajar (65 thn) warga  RT 08 Sadia.

Dokumen perencanaan telah diselesaikan dan dikirim ke Tingkat Propinsi NTB, tak lama lagi kegiatan PLBK akan dimulai. Namun untuk menyatukan persepsi tentang antara BKM dan TIPP sebagai pelaksana program, pada tanggal 9 Mei 2012 dilakukan reviuw dan evaluasi kegiatan TIPP oleh BKM di Aula Kantor Lurah Sadia. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Fasilitator PNPM, Tim Ahli Perencanaan, Lurah Sadia serta Ketua LPM Kelurahan Sadia.

BLM I Untuk Jamban

BKM Sabua Ade program PNPM Mandiri Perkotaan   Kelurahan Sadia mendapat alokasi dana Bantuan Langsung Masyarakat Tahap I atau BLM I sebesar 30 juta rupiah. Hal itu diungkapkan Koordinator BKM Sabua Ade Hermansyah, Spd pada rapat BKM di secretariat BKM Sabua Ade sebelah barat SDN 14 Kota Bima pada Selasa ( 10/4). Pada rapat tersebut, seluruh anggota BKM dan TIPP sepakat untuk mengalokasikan dana BLM satu dalam bentuk pembangunan Jamban di lingkungan Sadia 1 dan Sadia 2. Sedangkan untuk wilayah BTN Sadia permai, akan dilakukan perbaikan talud di RT 13.

Untuk hal itu, BKM telah melakukan survey dan mendatangi warga yang belum memiliki WC dan Sarana Air Bersih di lingkungan Sadia 1 dan Sadia 2. “ Karena dana yang dikucurkan sangat minim untuk pembangunan Jamban, Sarana Air bersih, serta Talud, maka kita upayakan warga juga bisa berpartisipasi secara optimal membantu pembangunan sarana dan prasarana tersebut. “ Ungkap salah seorang anggota BKM Ruslan, S.Sos.(*alan)

Sumber : http://sarangge.wordpress.com