|
Riauterkini-TEMBILAHAN- Terlibat adu kambing sesama pengendara sepeda motor, Suhaili (18), pelajar Pondok Pesantren Ar Rasyid Simpang Tiga Sungai Luar, Kecamatan Batang Tuaka meninggal di tempat, Sabtu (20/3) sekitar pukul 14.30 WIB di Jalan Telaga Biru, Tembilahan Hulu.
Menurut keterangan warga di lokasi kejadian, saat kejadian sepeda motor Honda Revo BM 2813 GL yang dikendarai korban melaju cukup kencang dari arah Jembatan Parit Tujuh Tembilahan Hulu. “Sedangkan dari arah berlawanan melaju Honda Karisma BM 6315 KG. Tiba-tiba saya mendengar bunyi tabrakan cukup keras dan saya lihat mereka sudah jatuh ke jalan,” ujar seorang warga. Begitu kencangnya tabrakan ini, dan diperkirakan terjadi adu kambing, maka pengendara Honda Revo BM 2813 GL, Suhaili langsung meninggal di TKP dengan kondisi leher dan pinggang patah, tampak pula kepalanya luka parah. Sementara rekan yang diboncengnya Ahmad Mardani hanya menderita luka lecet kecl saja. v Sedangkan pembawa Honda Karisma BM 6315 KG diketahui bernama Ade Chandra (35)warga Teluk Kuantan yang bekerja sebagai Fasilitator Kecamatan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (FK PNPM) Mandiri juga mengalami luka parah di bagian kepala dan paha kanannya patah. Ia terpaksa dirujuk ke RS di Teluk Kuantan. Rekannya, Miko Mirsa (25) hanya menderita lebam dibagian pipi kanan. Berdasarkan pemantauan terlihat kondisi kedua sepeda motor mengalami kerusakan parah di bagian depannya. Namun, Revo yang paling parah, karena bagian kap dan ban depan dalam kondisi ringsek, melesak kedalam. Helm para korban juga terlihat pecah, serta pecahan bodi dan kaca lampu berserakan di badan jalan. Tak pelak kecelakaan lalu lintas di Jalan Lintas Provinsi ini mengalami kemacetan beberapa saat, karena ramainya pengguna jalan yang menghentikan kendaraannya di jalan, ingin menyaksikan peristiwa ini dari dekat. Korban Suhaili sempat tidak dikenali oleh warga, karena dibadannya tidak ditemukan identitas. Sementara rekannya saat itu tidak bisa berbicara, masih syok. Baru ketika ada diantara pengguna jalan yang kenal bahwa ia merupakan warga Desa Belantaraya, Kecamatan Gaung. Untuk sementara korban masih dititipkan di Ruang Pemulasaran Jenazah RSUD Puri Husada Tembilahan, menunggu diambil puhak keluarga yang baru berangkat dari Desa Belantaraya, Gaung.***(mar) Sumber : Website Riau Terkini (www.riauterkini.com) |